Menyimak 'Single' Terbaru Seringai bertajuk "Selamanya"
Seringai baru saja merilis single terbaru dari album baru mendatang mereka berjudul "Selamanya". Single terbaru ini sangat spesial karena setelah 10 tahun akhirnya Seringai meliris lagu dalam format musik video. Seringai masih konsisten dengan ciri khas sound mereka dimana terdengar seperti "Subversi MC5, ngebutnya Motorhead, sekaligus Menyeramkannya Black Sabbath" menurut Wendy Putranto, mantan jurnalis Rolling Stone Indonesia yang saat ini menjadi manajer Seringai dalam video dokumenter Seringai, "Generasi Menolak Tua". Masih mengangkat tema yang biasa dibawakan Seringai, "Selamanya" ingin menjawab sebuah pertanyaan orang-orang tentang gaya hidup Seringai.
Dimulai dari bersenang, bertahan puluh tahun kemudian
Banyak yang kami kenang,kerja keras di segala medan
Begitu bunyi bait pertama dari lagu "Selamanya". Empat kalimat tersebut menceritakan latar sejarah era awal Seringai terbentuk. Band yang memiliki tujuan untuk bersenang-senang pada era awal terbentuknya, merasa bersyukur karena masih dapat menjalani kehidupan sebagai musisi dengan landasan dan tujuan yang sama meskipun sudah menjadi salah satu icon musik keras Indonesia.
Tentu masing-masing personil Seringai mengalami proses pendewasaan. Begitu banyak cerita pada masa 'perjuangan' Seringai. Kejadian-kejadian tersebut mungkin sudah tidak dapat terulang, namun akan selalu hidup dalam memori tiap personil Seringai.
Para personil Seringai telah memakan asam garam kehidupan termasuk harus tetap menjadi seorang karyawan untuk membiayi kehidupan mereka. Setelah bertahun-tahun terjun di dunia musik, Seringai akhirnya mematahkan persepsi bahwa musisi adalah profesi yang tidak dapat menghidupi orang-orang didalamnya. Hal ini hanya bisa terjadi atas semangat dan kepercayaan mereka kepada kekuatan musik.
Mungkin moral positif kami, bukan dari yang sok suci
Tapi lirik bijak musisi, ajarkan hidup mandiri
Arian13 tetap konsisten dengan lirik yang mengangkat tema sosial, politik, dan segala hal yang berhubungan dekat dengan kehidupannya. Arian menantang definisi moral positif yang orang-orang anut. Menurutnya, moral positif tidak dapat diukur sembarangan seperti stereotip ngawur dari banyak orang yang menyebut 'anak band' tidak bermoral karena dianggap memiliki pola hidup buruk dengan sikap ugal-ugalan, pakaian sembarangan, dan segala kesalahan logika berfikir lainnya. Mereka yang bersikap baik dan sok suci di depan publik justru bisa menjadi individu bermoral bejat dengan gagasan cacat yang mereka genggam hanya untuk mencapai tujuan pribadi ataupun kelompoknya.
Arian berpendapat bahwa segala gagasan yang ia sampaikan lewat liriknya justru dapat membangun manusia salah satunya untuk hidup lebih mandiri. Penyampaian pesan yang tulus dan jujur para musisi adalah kisah yang dapat diambil dan diterapkan banyak individu bukan celotehan palsu orang-orang besar yang sama sekali tidak menggambarkan karakter atau cara kehidupan mereka sesungguhnya.
Tak akan pudar dan mati, kami lahir menjalani
Renjana antar kami di sini, lawan arus hidup kami
Individu merdeka, sebuah frasa yang begitu berbekas tidak hanya untuk para Serigala Militia tapi semua orang yang pernah mendengar Mengadili Persepsi. Tidak ingin hidupnya diatur oleh sistem yang sudah tercipta dan dituruti oleh hampir seluruh umat manusia, Arian menyampaikan bahwa Ia tidak akan pernah hengkang dari gaya hidup yang Ia jalani saat ini, Individu Merdeka.
Jadi diri,
jadi diri sendiri
Semangatmu, gairahmu, renjana
Selalu! Selalu! Selamanya!
Penggabungan beberapa frasa yang disampaikan Seringai dalam bagian reff dan juga akhir lagu ini adalah sebuah statement eksplisit atas pesan apa yang ingin mereka sampaikan di lagu "Selamanya". Kepercayaan Seringai untuk terus hidup atas kehendak mereka sendiri bukanlah isapan jempol belaka. Mereka berhasil bertahan bahkan tumbuh besar atas renjana mereka. Nampaknya, usai dirilisinya "Selamanya", 'renjana' akan menjadi kosakata yang akan digunakan khalayak umum.
Jadi, sampai kapan Arian, Sammy, Khemod, dan Ricky akan hidup seperti ini?
Selamanya!
sumber gambar :
semarangonfire(dot)com/2018/07/selamanya-seringai-seringai-selamanya

Komentar
Posting Komentar